Tuesday, 27 April 2010
Info terbaru
Do it Yourself adalah salah satu layanan Surveiku.com dimana surveyor dapat membuat sendiri pertanyaannya dan menyebarkan kuesioner yang telah dibuatnya melalui internet / online. Masa close beta dimulai dari tanggal 3 Mei 2010. Daftarkan diri Anda sebagai surveyor dan nikmati fitur gratis dari Surveiku.com
Monday, 26 April 2010
Mudahnya Membuat Survei Online
Sekarang, jumlah usaha di Indonesia bisa dibilang banyak. Setiap tahunnya, banyak muncul usaha yang beru, tapi banyak juga yang gagal. Usaha yang bertahan di tahun pertama pun punya kesempatan untuk gulung tikar alias bangkrut di tahun kedua, ketiga dan seterusnya. Kok banyak usaha yang gagal?
Kalau dilihat2, ada beberapa alasan, yaitu
1. Hanya terbawa trend sesaat saja
2. Produknya kurang unik
3. Tidak sesuai dengan selera pasar
4. Tempatnya tidak strategis
5. Dll
Akhirnya, karena ga salah ngambil keputusan-keputusan diatas, akibatnya usahanya merugi. Bukankah lebih bagus kalau sudah tau info tentang pasar? Oleh karna itu, lebih baik kalau kita membuat survei terlebih dahulu, sebelum mengambil keputusan bisnis.
Biaya bikin dan nyebarin survei memang ga murah, apalagi kalau pakai jasa pihak ketiga. Tapi sekarang sudah tidak susah/mahal karena bantuan internet. Kuesioner pun bisa disebar dengan mudah. Akibatnya, biayanya bakal makin kecil dan waktu ngumpulin datanya makin sedikit.
Coba liat de, perusahaan besar di Indonesia atau di dunia,banyak lho yang melakukan survei secara rutin. Kalau perusahaan gede riset dengan skala besar, usaha yang lebih kecil, risetnya ga usah sampe se ribet itu. Sederhana ajah kok.
Tentukan dulu tujuan surveinya, rancang pertanyaannya (kurang lebih sekitar 15 - 30 pertanyaan). Setelah itu, langsung dapat disebarkan secara online. mudah kan?
Nah, kalau sudah dapet info tentang konsumen, kompetitor,dll, bukankah mudah untuk mengambil keputusan? Nah, tunggu apa lagi, buatlah survei sekarang juga ^^
Untuk menghitung jumlah sample yang dibutuhkan, silahkan klik link di bawah ini
http://www.surveysystem.com/sscalc.htm
Kalau dilihat2, ada beberapa alasan, yaitu
1. Hanya terbawa trend sesaat saja
2. Produknya kurang unik
3. Tidak sesuai dengan selera pasar
4. Tempatnya tidak strategis
5. Dll
Akhirnya, karena ga salah ngambil keputusan-keputusan diatas, akibatnya usahanya merugi. Bukankah lebih bagus kalau sudah tau info tentang pasar? Oleh karna itu, lebih baik kalau kita membuat survei terlebih dahulu, sebelum mengambil keputusan bisnis.
Biaya bikin dan nyebarin survei memang ga murah, apalagi kalau pakai jasa pihak ketiga. Tapi sekarang sudah tidak susah/mahal karena bantuan internet. Kuesioner pun bisa disebar dengan mudah. Akibatnya, biayanya bakal makin kecil dan waktu ngumpulin datanya makin sedikit.
Coba liat de, perusahaan besar di Indonesia atau di dunia,banyak lho yang melakukan survei secara rutin. Kalau perusahaan gede riset dengan skala besar, usaha yang lebih kecil, risetnya ga usah sampe se ribet itu. Sederhana ajah kok.
Tentukan dulu tujuan surveinya, rancang pertanyaannya (kurang lebih sekitar 15 - 30 pertanyaan). Setelah itu, langsung dapat disebarkan secara online. mudah kan?
Nah, kalau sudah dapet info tentang konsumen, kompetitor,dll, bukankah mudah untuk mengambil keputusan? Nah, tunggu apa lagi, buatlah survei sekarang juga ^^
Untuk menghitung jumlah sample yang dibutuhkan, silahkan klik link di bawah ini
http://www.surveysystem.com/sscalc.htm
Subscribe to:
Comments (Atom)